Review #1 Confession of A Silly Drama Queen

:: Drama Konyol Si Glitterati ::

Deskripsi

Judul : Confession of A Silly Drama Queen
Penulis : Citra Rizcha Maya
Penerbit : Pastel Book (Imprint Kaifa, PT Mizan Pustaka)
Halaman : 113 halaman.
Tahun terbit: Oktober 2012
ISBN : 978-602-8994-91-0:

Sinopsis:

Chacha bete berat. Idea memutuskannya.Idea, cowok Kutu Buku itu berani-beraninya memutuskan the most popular girl at school.
Chacha si Ratu Drama yang selama ini jadi rebutan. Cewek paling populer, ratu dansa, dan paling gaul di sekolah.

Selama ini nggak ada cowok yang berani mutusin Chacha. Chacha-lah yang mutusin mereka kalau udah bosen. Ini, Idea, si Kutu Buku berkacamata, nggak gaul, mana adik kelas lagi, berani-beraninya mutusin cinta yang sudah ditawarkan Chacha.

Memang sih, Idea itu genius, juara Olimpiade Sains dan penerima beasiswa. Tapi, hellooo… itu, kan nggak bikin dia populer seperti Chacha, sang idola sekolah yang cantik, chic, dan sophisticated. Pokoknya Chacha nggak terima diputusin si Kutu Buku begitu saja!

Chacha nggak bisa melupakan Idea. Dia nggak bisa hidup tanpa Idea. Karena Idea membangkitkan perasaan yang selama ini terpendam dalam-dalam di hatinya. Chacha rela melakukan apa saja asalkan Idea mau kembali padanya.

Sampai sejauh apakah Chacha harus memohon? Lagi pula, apa sih istimewanya Idea, si Kutu Buku berkacamata, sampai-sampai membuat sang Ratu sekolah termehek-mehek?

Review

Novel ini sangat remaja, ditulis dengan ringan dan sedikit kocak.
Aku bahkan senyum senyum sendiri membacanya.

Megale Idea si cowok brondong (adik kelas Chacha si Drama Queen) terpaksa minta tanda tangan Chacha ketika MOS.
Idea adalah tipikal cowok genius yang hidupnya selalu dikaitkan dengan rumus rumus kimia dan fisika. Sedangkan Chacha juga masuk kategori ‘nerd’ versi Idea karena seakan menjadi cewek plastik yang hanya hidup dengan selada dan air putih demi kesuksesan dietnya, dan selalu bertindak tidak masuk akal demi menyenangkan orang sekitarnya.

Ditulis dari 2 sudut pandang Chacha dan Idea, cerita mengalir seperti ajang curhat yang tak ada habisnya.
Masalah dimulai ketika Chacha diputuskan dengan tiba tiba oleh Idea dengan alasan Idea merasa tak layak bersanding dengan Chacha.

Dan dimulailah curhat dan tingkah konyol ala drama queen seperti judulnya.
Tahap awal Chacha syok, lalu mulai mempertanyakan keputusan Idea, tahap penyangkalan,lalu mulai menginterogasi alasan alasan Idea sampai akhirnya masuk tahap pelampiasan dan akhirnya pasrah.

Hmm mendengar curhat dan betapa konyolnya tingkah Chacha, aku malah ingat scene Chun Song Yi ketika diputus oleh Do Ming Joon di Drakor My Love From The Star ya… duh maaf jadi melenceng, abisnya tingkah Song Yi pas putus cinta lucu banget, konyolnya dapet banget eh..

Well, di novel ini kekonyolan Chacha terlihat dari curhatannya di note fesbuk. Chacha mulai update status desperate sampai mengumpat. Chacha juga sempat membuat puisi sakit hatinya dengan memakai perumpamaan alat make up dan tas Louis Vitton (hmm khas drama queen)

Sebaliknya, Idea meskipun pintar sempat terlihat konyol dengan update status tentang amoniak dan pemutih..haha. Bahkan menyamakan complicatednya pikiran Chacha seperti rantai polysacharida haha.

Menikmati cerita remaja dengan setting putih abu abu memang memaksa kita sedikit kilas balik ke masa itu. Well aku nggak ingat ada cowok cute dan nerd kayak Idea ini di SMAku dulu..ya iyalah sekolahku dulu isinya cewek semua. Tapi tipe seperti Chacha ada beberapa, si drama queen yang hidupnya tidak mau beranjak dari sorotan kamera.

Secara keseluruhan novel ini asyik untuk dibaca, aku dapat banyak istilah baru seperti Glitterati, PDA atau Public Display of Affection, It Girl dll.
Aku juga menemukan wawasan baru tentang Beauty Myth of God dari ulasan Idea.
Kutipan kutipannya juga lucu dan seger.
Beberapa kutipan dari novel ini

“Hmm, apa kamu tau bahwa, cinta itu sekuat kematian dan kecemburuan itu seangker kuburan??” (chacha, page 78)

“Maksudku adalah kita seperti pemutih dan amoniak yang kelihatannya sempurna bersama, tapi ternyata mematikan bila tercampur” (Idea, page 29)

Tapi kalau ada kelebihan pasti ada juga kekurangannya.
Menurutku alur cerita ini agak lucu, tidak dijelaskan bagaimana Idea bisa tiba tiba suka pada Chacha, gimana proses jadiannya eh udah putus aja. Fokusnya memang betapa konyolnya si Chacha pas patah hati tapi kalau sedikit dijelaskan diawal penyebabnya mungkin cerita akan terlihat utuh.
Sudut penceritaan juga didominasi Chacha, jadi penasaran sendiri dengan pembagian yang tidak adil ini karena curhat Idea yang nerd juga asyik untuk dibahas.

Untuk karya pertama, novel ini sudah sangat bagus. Layak untuk jadi juara satu even ‘Fantasy tidak dilarang.
Saya menikmatinya dan sukaa.

Review ini kuikutkan GA Mozha Corner dan khusus kupersembahkan untuk CitЯa ЯiZcha Maya, agar tetap semangat menulis.
You are so talented, keep it on fire, semangat!!!

Ini review pertamaku di tahun 2015, sekalian pemanasan untuk review #ReadingChallenge2015 di Komunitas Penimbun Buku.
image

Maafkan kalo masih unyu alias amatir..masih belajar hehe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s